MUARASABAK – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, didampingi oleh Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Dillah Hikmah Sari dan Wakil Bupati Muslimin Tanja, melaksanakan kegiatan panen melon di Desa Trimulya, Kecamatan Rantau Rasau, (17/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari kunjungan kerja gubernur dalam mendukung ketahanan pangan dan mendorong sektor pertanian hortikultura di wilayah pesisir timur Jambi.
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris mengapresiasi semangat petani di Desa Trimulya yang berhasil mengembangkan komoditas melon secara optimal. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi yang baik antara petani, pemerintah desa, dan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
“Ini merupakan bukti nyata bahwa pertanian di Tanjabtim bisa terus berkembang. Saya mengapresiasi kerja keras para petani serta dukungan dari Ibu Bupati dan jajaran yang konsisten mendorong pertanian sebagai sektor unggulan,” ujar Gubernur Al Haris.
Bupati Tanjabtim, Dillah Hikmah Sari, menyampaikan bahwa kegiatan panen melon ini adalah bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memajukan pertanian hortikultura, meningkatkan kesejahteraan petani, dan membuka peluang ekonomi baru di pedesaan.
“Kami terus mendorong inovasi dan pendampingan kepada kelompok tani agar mampu menghasilkan produk pertanian yang berkualitas dan berdaya saing tinggi,” jelas Dillah.
Wakil Bupati Muslimin Tanja menambahkan bahwa pihaknya akan terus memperluas pengembangan tanaman hortikultura di wilayah lain di Tanjabtim, mengingat potensi lahan dan antusiasme petani yang cukup besar.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat dari Pemerintah Provinsi Jambi, OPD Kabupaten Tanjabtim, tokoh masyarakat, kepala desa, dan para anggota kelompok tani. Panen raya ini berlangsung dalam suasana penuh antusiasme, menunjukkan semangat gotong royong dan optimisme terhadap masa depan pertanian daerah.
Dengan keberhasilan ini, Desa Trimulya semakin dikenal sebagai salah satu sentra pertanian hortikultura di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dan diharapkan mampu menjadi percontohan bagi desa-desa lain dalam pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan.(AT)
