TANJAB TIMUR – Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur bersama unsur Forkopimda menggelar kegiatan penanaman pohon serentak di Kecamatan Dendang, Rabu 28 Januari 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Jambi ke-69.
Kegiatan penghijauan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Tanjab Timur, Muslimin Tanja, S.Th.I., M.Si., Kapolres Tanjab Timur AKBP Ade Candra, serta sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda lainnya.
Penanaman pohon tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama aparat TNI-Polri terhadap upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Tanjab Timur.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muslimin Tanja menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan dan kelestarian alam.
Momentum peringatan Hari Jadi Provinsi Jambi hendaknya dijadikan sebagai pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga keseimbangan alam.
“Melalui kegiatan penanaman pohon ini, kita ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat lingkungan agar tetap lestari demi keberlanjutan pembangunan di daerah,” ujarnya.
Menurut Muslimin Tanja, kelestarian lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang.
“Tujuan mulia ini hendaknya dilaksanakan secara bersamaan dan harus dilakukan dengan niat yang sungguh-sungguh,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolres Tanjab Timur AKBP Ade Candra juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan penanaman pohon tersebut.
Ia menilai upaya penghijauan merupakan langkah penting yang harus terus didukung oleh seluruh pihak sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.
“Menjaga kelestarian alam tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kerja sama semua elemen masyarakat agar lingkungan tetap terjaga,” ungkapnya.
Kegiatan penanaman pohon ini juga diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, perangkat daerah, aparat TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, hingga masyarakat setempat.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup semakin meningkat serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya pelestarian alam di Kabupaten Tanjab Timur. (AT)
