Bupati Tanjabtim Lantik Pejabat Eselon II, Dorong Kinerja dan Inovasi

MUARASABAK– (Seputar Jambi)Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj. Dillah Hikmah Sari, ST, resmi melantik delapan pejabat Eselon II di Aula Rumah Dinas Bupati, Senin (15/9/2025). Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya percepatan program unggulan Visi Misi Merata yang diusung pasangan Dillah–Muslimin.

Dari sembilan posisi yang dibuka melalui seleksi terbuka, satu jabatan Kepala Dinas Dukcapil belum dilantik karena masih menunggu proses wawancara dan persetujuan dari Dirjen Dukcapil Kemendagri.

Pelantikan turut dihadiri para Kepala OPD dan tamu undangan. Dalam amanatnya, Bupati menegaskan bahwa jabatan adalah amanah rakyat, bukan simbol kekuasaan. Evaluasi kinerja akan dilakukan enam bulan ke depan. “Jika tidak ada inovasi dan capaian, maka jabatan bisa dievaluasi,” tegasnya.

Sejak dilantik sebagai Bupati Tanjabtim oleh Presiden Prabowo pada 20 Februari 2025, Bupati Dillah telah melantik total 27 pejabat Eselon II. Langkah ini disebutnya sebagai wujud keseriusan membangun sinergitas dan efektivitas kerja di lingkungan Pemkab.

Delapan pejabat Eselon II yang dilantik :

  1. Ulpi Rahmad, S.STP. – Kadis Perkim (sebelumnya Sekdis Budparpora)

  2. Budi Wahyu, S.STP. – Kadis PMD (sebelumnya Irban IV Inspektorat)

  3. Nasrul Diman, SKM. – Kadis Kesehatan (sebelumnya Kabid Yankes Dinkes)

  4. Drs. Nasrul Efendi – Kadis Ketahanan Pangan (sebelumnya Sekdis Perikanan)

  5. Jumati, M.Si. – Kadis PPKB (sebelumnya Sekdis PPKB)

  6. Taufik Hidayat, S.STP. – Kadis Perhubungan (sebelumnya Kabag Kesra)

  7. Amri Juhardy, S.IP. – Kalaksa BPBD (sebelumnya Camat Nipah Panjang)

  8. M. Idris, S.H., M.H. – Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan (sebelumnya Kabag Hukum Setda)

Bupati mengajak seluruh pejabat untuk bekerja aktif, tak menunggu perintah, dan membuka ruang inovasi. “Kalau ada sistem tak berjalan baik, mari kita benahi bersama. Tugas kita berat: mensejahterakan masyarakat di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung,” ujarnya.

Pelantikan ini disebut sebagai hal biasa dalam tata kelola pemerintahan, namun beban dan tanggung jawabnya luar biasa. (AT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *